وَالْعَصْرِ (1) إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ (2) إِلَّا الَّذِينَ آَمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ 

Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.” (QS. Al ‘Ashr: 1-3).


You are viewing all posts

Mengenal Auditor Syariah pada Lembaga Keuangan Syariah

Audit Islam Berperan penting dalam meningkatkan kesadaran di antara semua lembaga Islam yang membutuhkan manfaat berkelanjutan bagi umat manusia dalam transaksi keuangan.

Dalam perkembangannya lembaga keuangan islam menunjukan kemajuan yang baik dikalangan masyarakat, sehingga terdapat permintaan produk yang terus meningkat dan terciptalah peluang yang luas untuk lembaga keuangan islam atau IFI

Apa itu IFI?. IFI (Islamic Financial Institution) adalah istilah untuk semua lembaga keuangan yang beroperasi dalam lingkup syariah termasuk Islamic banking, Islamic insurance, dan transaksi syariah di lembaga keuangan syariah.

Dengan banyaknya peminat produk dan layanan perbankan syariah diharapkan dapat menerapkan nilai-nilai syariah dalam setiap transaksi di lembaga keuangan syariah.

IFI juga menunjuk Sharia Commite (SC) sebagai pemberi saran dan opini terhadap laporan audit memberi masukan tentang transaksi syariah .

Menurut kerangka tata kelola syariah (SGF) audit syariah mengacu pada : penilaian berkala dilakukan dari waktu kewaktu, untuk memberi penilaian independen dan jaminan objektif yang dirancang untuk menambah nilai dan meningkatkan tingkat kepatuhan dalam segala hal yang berkaitan dengan operasi bisnis Lembaga Keuangan Islam (LKI) dengan tujuan utama memastikan sistem kontol internal yang sehat dan efektif untuk kepatuhan syariah dan dilakukan oleh auditor internal lembaga keuangan syariah tersebut

Menurut studi Khan pada tahun 1985, mengatakan bahwa audit Islam berbeda dengan audit konvensional. Hukum syariah memiliki cakupan audit yang lebih luas, dan keduanya memiliki tanggung jawab yang sama kepada pelanggan (misalnya, pemilik bisnis yang diaudit). Hanya dalam hukum Islam yang mengaudit mengikuti prinsip-prinsip agama dan kualitas keputusan manajemen dalam transaksi. Islam memang secara jelas mengatur praktik atau pelaksanaan audit, misalnya dari segi kemampuan personal terdiri dari sekelompok karyawan yang berkualitas dan ahli dalam ajaran Islam, yang terpenting mereka bisa memimpin dalam mengembangkan Praktinya di lembaga keuangan syariah.

Dilihat dari kriteria seleksi seorang pekerja muslim, atribut utamanya adalah bertaqwa, dengan nilai moral yang baik dan semangat kerja tim, cakap dan terampil dan pengalaman.

Dalam konsep “kompetensi” yang dipopulerkan oleh Boyatzis Ilmuan Malaysia, yang mengemukakan bahwa kompetensi merupakan komponen esensial dalam menjamin kinerja efektif seseorang dalam suatu pekerjaan. Menurut teori ini mengungkapkan bahwa selain penguasaan keterampilan dalam mengaudit, penguasaan pengetahuan tentang perbankan syariah dan fiqh muamalah juga sangat penting, selain itu juga auditor harus memiliki kemauan untuk belajar sikap sebagai karakteristik yang yang diperlukan auditor dengan pengetahuan dan keterampilan. Kompetensi merupakan konsep yang diperlukan melaksanakan pekerjaan secara efektif. Hal ini berkaitan dengan fungsi Audit syariah, berikut unsur-unsur kompetensi yang dijelaskan dalam praktik kerja audiotr syariah yang efektif.

Pertama, pengetahuan. Pengetahuan bisa berupa pengetahuan umum atau khusus, pengetahuan umum didapat dari sekolah formal, sedangkan pengetahuan khusus didapat dari pelatihan-pelatihan. Unsur yang paling penting untuk menjadi auditor syariah adalah pengetahuan tentang syariah, diikuti dengan pengetahuan tentang Islamic bank dan fiqh muamalah dalam bertransaksi

Kedua, keterampilan. Skill atau terampilan mengacu pada kemampuan individu dan skil keahlian dalam pengetahuannya , menyelesaikan tugas dan memecahkan masalah. Hal yang paling penting bagi seorang auditor untuk melakukan pekerjaan dengan baik adalah pada keterampilan auditor dan skill mereka

Ketiga, karakteristik lainnya. Seperti tanggung jawab etis, motivasi diri, harga diri, managemen diri dan Emosional dan Aklaq interprasi diri

Teori kerja Auditor yang efektif ini digunakan untuk mengetahui unsur-unsur “kompetensi” diterapkan dengan perspektif yang jauh lebih luas diperlukan agar teori tersebut dapat diterapkan auditor syariah di lembaga keuangan tersebut

Melalui penjelasan di atas, auditor syariah sangat penting untuk mengimplementasikan seperangkat kemampuan yang digunakan secara di IFI sehingga dapat membantu meningkatkan kinerja dan produktivitas lembaga keuangan syariah. Ini mengarah pada pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Auditor syariah lembaga keuangan syariah diharapkan dapat terus mengembangkan dan menumbuhkan pengetahuan dan keterampilan sumber daya manusia yang mencerminkan perlunya memperoleh dan mengembangkan kemampuannya melalui pelatihan kualifikasi audit, sehingga dapat berkontribusi pada peningkatan keterampilan auditornya di lembaga keuangan syariah sehingga menghasilkan dampak positif di masyarakat dan auditor syariah yang baik

*Muhammad Fajar Ramadhan, Mahasiswa Sekolah Tinggi Ekonomi Islam SEBI

Tags: koperasi

UMKM Harus Fokus di Digital Jika Ingin Bertahan di Masa Pandemi Covid-19

Pandemi Covid-19 membawa dampak yang sangat besar diberbagai sektor, khususnya Ekonomi. Akan tetapi, dampak virus corona ini ada baik dan buruknya juga. Kita fokus kebaiknya, bahwa virus corona ini bisa menjadi kesempatan bagi kita untuk menciptakan peluang usaha sendiri yang bisa kita awali dimasa yang sulit ini.

Untuk saat ini perilaku belanja masyarakat sekarang lebih mengarah pada sistem daring untuk memenuhi kebutuhan dan transaksi luring. Terbukti dari hasil riset kantar pada bulan Februari 2020 yang menunjukan dengan jelas adanya peningkatan aktivitas belanja daring sebasar 32%, karena perubahan perilaku ini adanya masyarakat yang mengurangi aktivitas diluar ruangan karena takut tertular adanya pandemi covid-19 ini.

Menurut Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki mengatakan, UMKM yang mampu bertahan di era pandemi ialah UMKM yang terkoneksi dengan ekosistem digital. Karena hal ini sejalan dengan kondisi saat ini, mau tidak mau UMKM saat ini harus melakukan perubahan-perubahan inovasi. Salah satunya, dengan melakukan inovasi menggunakan sistem digital. Mau tidak mau UMKM harus mengikuti bisnis dengan menggunakan sistem digital terlebih sekarang ini di era adanya pandemi covid-19, maka dengan adanya wabah ini UMKM harus mengalami berbagai adaptasi. Dan kunci untuk mempertahankan agar bisnis di UMKM ini agar tetap eksis di era sekarang ini yaitu harus bisa langsung mengikuti adaptasi-adaptasi yang ada saat ini.

Berikut adalah cara memulai dan mempertahankan/tips Usaha Kecil Menengah (UKM) di Masa Pandemi Cocid-19 ini, seperti diwartakan laman Antara News.

  1. Geser fokus, buat produk yang relevan
    Pebisnis makanan dan minuman yang kehilangan pembeli akibat pembatasan sosial bisa mencari cara lain agar roda perekonomian tetap berputar. Hutami Nadya, Data Analyst startup penyedia layanan kasir digital Moka, mengatakan gerai makanan bisa menyiasatinya dengan tak cuma menjual makanan siap santap, tapi bahan yang siap dimasak. "Sekarang orang jadi hobi masak, mungkin untuk pesan makanan jadi kurang memuaskan. Banyak merchant F&B yang jualan paket yang tinggal dimasak sendiri, atau bahan bakunya," kata Hutami. Strategi ini juga bisa diterapkan untuk bisnis fashion. Coba buat produk yang sedang betul-betul dicari konsumen dengan bahan yang dimiliki. Sebagai contoh, pebisnis pakaian atau kerudung bisa beralih membuat masker-masker kain yang kini wajib dipakai demi mencegah penyebaran virus. Bisnis jasa kecantikan seperti salon pun bisa menyiasati strategi ini dengan mengubah fokus dari jasa menjadi ritel produk kecantikan. Hutami menyarankan, produk yang biasa dipakai untuk pelanggan bisa dikemas dan dijual lewat platform digital. "Atau buat try it at home kit, jadi konsumen bisa memakai produk tersebut sendiri di rumahnya," kata dia.
  2. Promosi
    Untuk bisnis makanan dan minuman, promosi bisa dibuat dengan memberi harga diskon atau paket menu tertentu. Menurut Hutami, promosi yang tepat di tengah kondisi pandemik sebaiknya lebih gencar untuk layanan pesan antar. "Promosi seperti free ongkir (ongkos kirim) bisa lebih bermanfaat," ujar dia. Ini tak lepas dari peningkatan jumlah makanan yang diantar selama periode bekerja dari rumah berdasarkan data Moka. "Delivery order naik 30 persen hingga pekan kedua April." Promosi pada bisnis fashion bisa diterapkan untuk barang-barang terlaris. Sebab, konsumen saat ini cenderung untuk membeli barang-barang yang paling penting. Prioritas untuk membeli pakaian dapat bergeser karena orang kini menghabiskan waktu di rumah. "Bisa juga kasih kupon atau gift card, bisa untuk belanja nanti-nanti pas butuh," Skema ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha mendapatkan aliran kas positif untuk membiayai sewa tempat, gaji karyawan, cicilan modal usaha, asuransi, stok bahan baku, dana perbaikan dan pengeluaran lainnya.
  3. Maksimalkan layanan online
    Penjualan daring jadi andalan ketika masyarakat berdiam diri di rumah dan membeli segala kebutuhan melalui internet. Maksimalkan semua layanan daring dan jangan lupa buat aplikasi atau platform yang mudah diakses oleh konsumen. Sebagai alternatif, bergabunglah ke berbagai e-commerce untuk memperluas lapak dagangan di dunia maya.
  4. Empati
    Farid Fatahillah, Associate Consultant Iventure, menyatakan bahwa krisis wabah COVID-19 adalah ajang bagi brand untuk berempati, peduli dan memberikan solusi. "Ini adalah keharusan dan kenormalan baru,” jelasnya. Misalnya, perusahaan kosmetik yang mengalihkan pabriknya untuk membuat hand sanitizer. Brand juga bisa memberikan tanggung jawab agar konsumen tidak was-was. Pemilik restoran atau kafe bisa menyematkan bukti cek suhu tubuh koki atau barista di pesanan pembeli sebagai jaminan kesehatan. Berikan manfaat dan solusi untuk konsumen, seperti memberi kelas online gratis atau akses streaming gratis selama beberapa waktu agar masyarakat tidak bosan. Terakhir, brand akan mendapat sentimen positif bila tak cuma berjualan, tetapi juga berdonasi di tengah situasi sulit.

Waallahu’alam bishowab...

Tags: umkm

Iqra Lingkungan dengan Pendekatan ABCD (Asset Based Community Development) dalam Konteks Pandemi Corona


Kewirausahaan Sosial dalam Maqashid Syariah

Islam adalah agama yang paling sempurna dalam segala hal. Salah satu kesempurnaannya adalah dengan mengharuskan kepada umatnya agar bisa hidup mandiri dengan bekerja atau berbisnis dengan jalan yang benar. Islam tidak hanya mengajarkan untuk beribadah saja, tetapi Islam juga mengajarkan umatnya untuk mandiri dan bekerja keras salah satunya dengan berwirausaha.

Kewirausahaan adalah ilmu yang memperlajari tentang nilai, kemampuan, dan perilaku seseorang dalam menghadapi tantangan hidupnya. Unsur-unsur kewirausahaan meliputi motivasi, visi, komunikasi, optimisme, dorongan semangat dan kemampuan memanfaatkan peluang. Dalam al- Qur’an maupun hadis banyak penjelasan tentang kewirausahaan atau bisnis yang baik.

Salah satunya dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari

عَنِ المِقْدَامِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: «مَا أَكَلَ أَحَدٌ طَعَامًا قَطُّ، خَيْرًا مِنْ أَنْ يَأْكُلَ مِنْ عَمَلِ يَدِهِ، وَإِنَّ نَبِيَّ اللَّهِ دَاوُدَ عَلَيْهِ السَّلاَمُ، كَانَ يَأْكُلُ مِنْ عَمَلِ يَدِهِ» (رَوَاهُ الْبُخَارِى)
Artinya: “Dari Miqdam RA, dari Rasul SAW bersabda: tidaklah seseorang makan makanan yang lebih baik daripada makan hasil kerjanya sendiri dan sesungguhnya Nabi Daud AS makan dari hasil buah tangan (pekerjaan) nya sendiri” (HR. Al-Bukhari).

Seperti penjelasan hadis di atas Rasulullah SAW menyatakan bahwa usaha yang paling baik adalah berbuat sesuatu atau melakukan sesuatu dengan tangannya sendiri atau dari hasil kerjanya sendiri dengan syarat dilakukan dengan baik dan jujur. Mengapa kita di anjurkan agar bisa berwirausaha? karena dengan berwirausaha kita bisa meningkatkan kemampuan yang kita miliki dan bisa berkarya tanpa henti untuk menciptakan kreatifitas dan inovasi-inovasi baru, juga bisa memanfaatkan peluang yang ada agar dapat mencapai keuntungan yang optimal. Allah SWT menyukai orang-orang yang kuat dan mau berusaha, serta mampu menciptakan kreasi baru yang lebih baik untuk kebahagiaan dunia dan akhirat.

Salah seorang sahabat pernah bertanya kepada Rasulullah SAW tentang usaha apa yang paling baik dan Rasulullah Saw menjawab usaha seseorang dengan tangannya sendiri dan jual beli yang baik. Berbicara tentang wirausaha atau bisnis erat kaintannya dengan jual beli atau perdagangan, jika berwirausaha atau berbisnis harus mempunyai etos kerja yang tinggi atau semangat yang tinggi untuk terus berusaha dan harus mempunyai jiwa wirausaha agar usahanya dapat berkembang dengan baik. Kita boleh melakukan usaha apa saja dan di mana saja namun harus sesuai dengan ilmu dan keterampilan yang dimiliki.

Terlebih lagi ketika kita sedang usaha atau berdagang kita aplikasikan nilai-nilai Islam maka itu lebih baik. Apalagi ketika kitab sedang berjualan didalam diri kita ada jiwa sosial untuk membantu orang-orang yang tidak mampu membeli produk kita maka kita harus memberinya. Dan terlebih lagi kita bisa membuka usaha sosial kegiatannya bisa dirasakan oleh masyarakat banyak dan tidak membicarakan lagi dapat keuntungan berapa saya hari ini. Akan tetapi, kita merasa puas batin ketika saudara kita mendapatkan hak sama seperti kita.

Dalam Islam, ilmu adalah bagian dari agama. Ini berarti berpegang teguhh pada ilmu sama halnya berpegang teguh dengan agama. oleh karena itu kita harus bisa berwirausaha dengan baik agar mendapat keberkahan di dunia dan di akhirat.


Mahasiswa Mandiri buat kita Kuat dicintai Allah

(Oleh fajar mahasiswa STEI SEBI Depok)

Perginya seseorang dari asal dimana ia tumbuh besar ke wilayah lain untuk menjalani kehidupan atau mencari pengalaman, yang biasa kita sebut dengan merantau ialah sebuah tindakan satu langkah lebih maju dibandingkan orang-orang yang menetap di daerahnya. Perjuangan hidup di kota orang bukanlah sebuah tindakan yang dapat diambil oleh semua orang. Oleh karena itu tak sedikit dari mereka berbangga hati dengan julukan anak perantau.

Kamu siap pergi merantau maka dengan secara tidak langsung kamu siap mengambil risiko dengan tanggung jawab yang akan kamu pikul dengan sendirinya. Memutuskan pilihan untuk keluar dari zona nyaman memang merupakan tantangan khusus untuk diri pribadi, akan tetapi untuk melalui hidup diperantauan akan mengajarkan kamu arti sesungguhnya bahwa hidup ini butuh tekad dan semangat yang kuat.

Susah dan senang akan kamu alami ketika kamu sudah merantau ditanah orang dan akan ada banyak hal yang membuatmu merasakan bahwa hidup ini sangatlah berarti. Kamu akan akrab merasakan kesepian, kesendirian, kerinduan dan bahkan ketika semua itu tidak terbendung lagi maka kamu akan menangis. Yang menjadi problematika utama orang perantau ialah kerinduan yang sangat mendalam yang dirasakannya. Bahkan ketika rindu itu sedang melanda dan ketika kamu tidak bisa bercerita kepada siapapun maka sedih yang teramat dalam akan kamu rasakan. Sejujurnya kesedihan terberat yang ada di hati anak perantau adalah ketika jauh dari Ayahnya.

Namun dilubuk hatinya pula, anak rantau percaya bahwa orang yang akan dia bahagiakan ayahnya. Karena tangis dan pengorbanan yang begitu besar yang telah dirasakan oleh anak perantau banyak dari mereka yang menjadikan ini sebagai pacuan untuk sukses dengan impian dan tujuan dasar ia merantau.

Merantau mengajarkan kamu untuk tetap bertahan bersama tekat yang kuat dengan pendirian yang kokoh, dengan itu juga akan membuatmu memastikan bahwa keringat yang kamu keluarkan adalah bukti dari perjuanganmu. Air mata, keringat, dan tenaga akan terbalaskan dengan kesuksesan yang kamu harapkan. Hidup yang mengharuskanmu untuk hemat, permasalahan yang kamu selesaikan dengan buah pikiranmu sendiri, mental yang lebih tangguh yang kamu miliki, kehilangan momentum hari raya besar bersama keluarga, terganggunya kesehatanmu, itu semua merupakan bagian dari perjuangan anak perantau.

Akan tetapi kesedihan dan kesendirian yang dirasakan anak perantau akan tergantikan apabila kamu melakukan kegiatan produktif baik di lingkup perkuliahan maupun pekerjaan. Karena tak bisa dipungkiri bahwa aktivitas-aktivitas yang kamu pilih sebagai pelengkap di keseharian kamu sangat membantu perkembangan diri anak perantau. Dan terakhir yang tidak boleh dilupakan oleh anak perantau adalah tetap menjaga dan menstabilkan ruhiyahnya sehingga tetap terus berdoa dan mendoakan keluarga nan jauh disana.

Sajak dariku....

Pengorbananku adalah tekadku Langkahku adalah ikhtiarku Impianku adalah cita-citaku Kuyakin apa yang kugapai akan membahagiakanmu Dan kuyakin kebahagian yang utuh akan kembali kelak kita bersatu

Menjadi seorang anak rantau, berjalan di negeri orang, tiada sanak saudara, hanya teman sebagai andalan, Begitulah nasib sebagian orang saat ini.Teruma saya,Saya berjalan kesana kemari hanya untuk mencari setitik ilmu. Hanya bisa mengingat kata-kata terakhir Ayah yang memberikan motivasi untuk saya dalam membentuk Kesabaran dalam hati agar saya bisa menerima keadaan hidup di tanah perantauan Walau terkadang keadaan tidak seperti yang saya inginkan, tapi itulah yang harus saya lalui .

Ayah yang di rumah, tidak akan tahu apa yang saya alami di rantau, Keluarga hanya tahu bahwa keadaan saya baik-baik saja,. Saya tidak selalu bergantung pada mereka" Saya tidak ingin terlena dengan kehidupan yang membuat jejak langkah ini terhenti" Saya harus berjalan menemukan siapa saya, bagaimana saya bisa mempertahankan hidup walau dengan sesuap nasi.

Walau terkadang hati menangis karena nasib, namun sebenarnya tangisan hanya membuat lemah. Namun tangisan bisa hadir sebagai ungkapan suara hati. Entah bagaimana masa depan.ini yang selalu saya membayangkannya setiap saat, Tapi biar semuanya berjalan menurut waktu. Karena apa yang ada didepan itulah yang harus saya hadapi. Entah esok atau lusa akan terjadi dalam hidup ini, Hanya Allah yang tahu semua ini.

Tapi saya bersyukur, karena kasih sayang Allah Yang Maha Besar masih tercurah memberikan orang-orang yang terbuka hatinya untuk menolong, memberikan tempat berteduh, dan memberikan support kepada saya" tetap bisa kuat menjalani hidup. Tapi, saya tidak akan terlena dengan semuanya. saya tidak mungkin terus berharap kepada mereka. Mungkin saja disuatu saat nanti, bisa saja terjadi keadaan yang tidak semulus dengan harapan.. Saya harus siap untuk menghadapinya, walau saya tak tahu kemana lagi kaki ini akan melangkah

Selama menjadi anak perantauan yang menuntut ilmu di kampung orang, banyak sekali problema-problema yang saya hadapi,. Namun itu semua menjadi proses pembelajaran bagi saya untuk bisa lebih bijak dan dewasa dalam menangani problem-problem yang saya hadapi saat ini.

Problema seperti:

  1. Jam kuliah yang tidak menentu
    Disini seorang mahasiswa agak susah membagi waktunya, karena jam kuliah sangat jauh berbeda dengan jam sewaktu masih duduk di bangku SMA dulu. Kadang kala jam kuliah membuat anak-anak kuliah jarang masuk kuliah karena malas akan jam kuliah yang tidak menentu dan kadang membuat jenuh, apalagi ketika masuk kuliah siang bawaannya ngantuk dan ingin tidur. Belum lagi kuliah dadakan, tugas yang menumpuk, dosen yang killer dan lain sebagainya.
  2. Materi kuliah
    Kadang kala materi kuliah yang diberikan memang sama sekali tidak dimengerti oleh Mahasiswa, karena materi-materi tersebut adalah hal baru yang diterima oleh Mahasiswa, butuh Adaptasi yang lama untuk dapat memahami kata-kata ilmiah yang diberikan oleh dosen. Dan ini menjadi tantangan bagi Mahasiswa untuk lebih giat belajar, karena materi kuliah jauh berbeda 360 derajat dengan materi yang diberikan sewaktu SMA
  3. Uang saku
    Disini menjadi kendala yang paling utama bagi anak kuliahan, karena kurang biasa menghemat uang belanja. Uang saku yang biasanya dikirim bulanan dalam sekejab habis tepat sebelum waktunya. Misalnya biaya tak terduga seperti fotokopi, uang pulsa, hutang ke teman, atau uang yang dikirim sengaja dihabiskan seperti untuk gathering,kumpul, makan-makan dan sebagainya.
  4. Aktivitas kuliah
    Sebenarnya menjadi mahasiswa kita sangat membutuhkan aktivitas diluar kampus karena ilmu yang diberikan dikampus hanya setengah dan setengahnya lagi kita harus mencarinya sendiri. Ya tergantung kita bagaimana cara mencarinya, misalnya seperti masuk ke Unit Kegiatan Mahasiwa (UKM) yaitu OS yang ada dikampus, karena disitu gudang ilmu semua, dan kita langsung mempraktekkan nya langsung di luar. Tapi banyak mahasiswa hanya menjadi mahasiswa dengan gelar 3K (Kost, kantin, kampus).

    Banyak yang beranggapan dengan banyaknya Aktivitas diluar kampus menjadi kuliah lama selesai ataupun sebagainya. Tapi banyak buktinya orang-orang yang berorganisasi lebih cepat selesai, dan berprestasi lagi.
  5. Kerinduan
    Menjadi seorang anak rantau setiap saat saya selalu teringat dan rindu akan ayah, sanak saudara dan kampung halaman. Meskipun sering menghibur diri dengan berbagai cara masih saja teringat akan mereka yang berada disana. Namun berkat teknologi yang serba canggih saat ini, semuanya begitu mudah, walaupun jarak yang beratus-ratus kilometer jauhnya, saya begitu mudah tersambung dengan mereka,. Namun rasa rindu tetap ada pada seorang anak perantau seperti saya. Kenapa saya membahas Ayah terus,karena ibu saya sudah tidak ada sejak saya umur satu setengah tahun, mohon doakan agar saya dipertemukan kembali di Akhirat kelak. Amin

Tags: kontributor

Hidroponik sebagai Dakwah Kehidupan

    • Hidroponik
    • Hidroponik
  • Previous
  • Next

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Hidroponik yang kita tahu adalah sebagai tumbuhan sayuran yang menggunakan media air tanpa menggunakan media tanah. Namun, menggunakan media lainnya seperti Rockwoll berfungsi sebagai pengganti tanah. Sebelum menjadi sayuran hidroponik ada namanya proses Pembenihan. Pembenihan dibagi menjadi tiga bagian, ada yang namanya proses Penyemaian (kecil), Peremajaan (remaja), dan Proses Produksi (dewasa). Ketiganya ada kurun waktu yang sudah ditentukan agar hasil sebuah sayur yang berkualitas tinggi.

Dalam sistem kerja hidroponik yaitu menggunakan sirkulasi air, yang mana air selalu mengalir memutar tanpa ada mengurangi. Namun, tidak ada seorangpun yang mengambil pelajaran kehidupan dari sayuran hidroponik tersebut . Sayuran hidroponik mengajari kita bagaimana seharusnya hidup dan menjadi hamba Allah yang terbaik.

Sayuran hidroponik ada proses pembenihan, begitu pula dengan kehidupan kita ada proses pembenihan yang harus kita semai dan rawat sejak kecil. Bagaimana tidak, Allah memerintahkan kita agar beribadah kepada-Nya dengan ilmu agama. Kalau kita tidak semai sejak kecil alias malas mencari ilmu Allah, ibarat sayuran yang terlihat bagus dari jauh tapi kalau mendekat jelek karena rusak digigit ulat. Kalau kita sudah melewati posisi semaian kita maka kita akan melewati masa remaja kita dengan taat kepada Allah SWT. selalu mengikuti perintah dan menjauhi segala apa yang Allah larang. Maka ketika kita sudah dewasa (produksi) kita tinggal menikmati buah hasil Ibadah dan manisnya Iman.

Kita belajar dari sebuah Rockwoll, bagaimana rockwoll bisa menyerap air dan memberikan manfaat bagi setiap sayuran agar tetap segar dan memancarkan warna yang cerah. Seharusnya kita hidup seperti itu, kita menyerap kebaikkan sebanyak-banyaknya lalu kita amalkan agar menjadi buah manfaat yang terbaik, bukan malah kita enggan melakukan kebaikkan, itu hal yang keliru.

Kita melirik dan ambil pelajaran sebuah sirkulasi air, bagaimana dahsyatnya Allah mengajari kita agar selalu mengingat Allah dengan Dzikirnya siang dan malamnya. Mengajari kita agar tidak mengeluh, pasrah dan tawakkal seperti suara air hujan yang bergemiricik jatuh dari atas pepohonan terdengar indah dan tenang. Seharusnya kita hidup mencontoh dari sebuah sayuran hidroponik yang memiliki banyak arti dan mengajari kita tentang sebuah kehidupan. Karena ada hadits mengatakan “Apabila ditegakkan hari kiamat, sementara ditangan mu ada wadah (pot atau ada sesuatu yang bisa ditanam), maka jika kamu mampu untuk bangkit hingga kamu mampu menanam sesuatu disana, maka tanamlah!”. Dikutip dari kitab “Silsilah Ash-Shohihah: 9”.

Wallahu’alambishowab…


Rasa Malu itu Sebagian dari Iman

    • Prof Moh Mahfud MD

Cerita Prof. Dr. Moh. Mahfud MD .

SAYA terperangah dan takjub ketika pada Selasa, 16 Januari 2018, kemarin seorang advokat di Nagoya (Jepang) menjawab pertanyaan saya sambil terheran-heran. Saat itu saya bersama Zainal Arifin Mochtar (Uceng) dari Fakultas Hukum UGM diundang makan siang oleh pimpinan ASEAN Nagoya Club (ANC) di sebuah restoran di Nagoya. ANC adalah sebuah komunitas pebisnis untuk kawasan ASEAN yang berkedudukan di Nagoya. Mungkin karena saya dan Uceng berprofesi sebagai dosen di bidang hukum, pihak tuan rumah membawa seorang advokat, Junya Haruna, dan seorang guru besar hukum konstitusi dari Nagoya University, Prof Shimada.

Dengan maksud mengobrol masalah yang ringan-ringan saja, saya bertanya kepada Junya Haruna, “Seberapa banyak kasus penyuapan terhadap hakim yang terjadi di Jepang?” Haruna terperanjat dan tampak heran atas pertanyaan itu. Dia mengatakan, sepanjang kariernya dia tidak pernah mendengar ada hakim dicurigai menerima suap di Jepang. “Terpikir pun tidak pernah.”

Di Jepang, kata Haruna, masyarakat percaya bahwa hakim tidak mau disuap. Di sana hakim sangat dihormati dan dimuliakan karena integritasnya. “Apakah Anda percaya pada semua putusan hakim yang juga mengalahkan Anda dalam menangani perkara?” tanya saya. Haruna menjawab, semua putusan hakim diterima dan dipercaya sebagai putusan yang dikeluarkan sesuai dengan kebenaran posisi hukum yang diyakini oleh hakim.

“Di sini tidak pernah ada kecurigaan hakim disuap. Seumpama pun kami kalah dan tidak sependapat dengan putusan hakim, paling jauh kami hanya mengira hakim kurang menguasai dalam satu kasus yang spesifik dan rumit atau kamilah yang kurang bisa meyakinkan hakim dalam berargumen dan mengajukan bukti di pengadilan. Tak pernah terpikir, hakim kok memutus karena disuap,” tambah Haruna.

Ketika Haruna mau bertanya balik tentang Indonesia, saya segera membelokkan pembicaraan. Saya bilang restoran tempat kita lunch sangat indah dikelilingi oleh kebun bunga yang memancing selera makan, termasuk bunga sakura dan pohon-pohon yang seperti dibonsai dengan begitu harmonis. Lalu saya mengajak berfoto.

Saya lihat Uceng segera berpatut-patut mengangkat kameranya yang canggih dan mengomando kami agar ambil posisi untuk foto bersama. Uceng membantu saya dengan gaya seperti pemotret profesional. Pembelokan pokok pembicaraan pun berhasil digiring oleh Uceng.

Sengaja saya belokkan pembicaraan tentang “penyuapan hakim” itu karena saya takut ditanya balik dan harus bercerita jujur tentang hukum, hakim, pengacara, dan penegakan hukum di Indonesia. Tak mungkin bisa keluar dari mulut saya cerita tentang betapa buruknya penegakan hukum di Indonesia. Apalagi saat itu saya baru berusaha meyakinkan pimpinan ANC bahwa aturan hukum di Indonesia sangat kondusif untuk berinvestasi.

Saya memang berbicara, aturan hukum (legal substance) di Indonesia sudah cukup bagus untuk investasi. Tetapi saya tidak berani berbicara penegakan hukum oleh aparat (legal structure) dan budaya hukum (legal culture).

Bisa malu kalau saya harus berbicara keadaan Indonesia tentang itu. Bayangkanlah, saya harus bercerita, hakim-hakim di Indonesia bukan hanya dicurigai tetapi benar-benar banyak yang digelandang ke penjara karena penyuapan.

Saya akan malu juga, misalnya, kalau harus bercerita bahwa di Indonesia banyak pengacara tersandung kasus karena menyuap atau berusaha menyuap hakim. Tak mungkin saya bercerita bahwa banyak pengacara di Indonesia yang tidak mengandalkan kompetensi dalam profesi hukum, tetapi hanya melatih dirinya untuk melobi aparat penegak hukum atau menggunakan posisi politik agar perkaranya dimenangkan dengan imbalan uang.

Belum lagi ada cerita-cerita bahwa calon pengacara yang magang (latihan mencari pengalaman) kepada pengacara senior justru tugas pertamanya adalah disuruh mengantar uang kepada hakim, jaksa, atau polisi dan yang bersangkutan harus memastikan penyerahan suap itu aman adanya.

Begitu juga takkan bisa keluar jawaban dari mulut saya kalau ditanya apakah di Indonesia ada jaksa atau polisi yang dihukum karena penyuapan dan rekayasa perkara? Akan malu saya sebagai anak bangsa jika menjawab itu dengan jujur tetapi akan berdosa saya sebagai muslim jika saya menjawab dengan berbohong. Kita memang mempunyai budaya sendiri sebagai bangsa, tetapi tidak salahkah kalau dalam soal berhukum kita meniru Jepang.

Awal 2014, selepas menjadi ketua MK, saya diundang menjadi tamu oleh Kementerian Luar Negeri Jepang di Tokyo. Saat saya tiba di sana, sedang gencar berita dan kampanye untuk pemilihan gubernur Tokyo.

Apa ada penggantian gubernur? Ya, tetapi bukan berdasar jadwal normal, melainkan karena Gubernur Inosi, pejabat yang definitif, mengundurkan diri.

Mengapa mengundurkan diri? Karena sang gubernur diberitakan meminjam uang tanpa jaminan ke sebuah rumah sakit besar dan oleh pers itu dicurigai untuk mendanai kampanye politiknya. Karena pinjaman itu tanpa jaminan, pers menduga Inosi nanti akan memberikan imbalan dalam bentuk, mungkin, korupsi politik

Jadi, sang gubernur mengundurkan diri karena malu saat dicurigai akan (baru dicurigai: akan) menggunakan jabatannya untuk melakukan korupsi politik. Eloknya lagi, sekitar seminggu setelah saya pulang dari Jepang awal 2014 itu seorang pegawai dari Kedutaan Besar Jepang di Jakarta datang kepada saya mengantarkan uang Rp120.000 (seratus dua puluh ribu rupiah). Untuk apa?

“Waktu check in untuk kembali ke Indonesia kemarin, di bandara, Bapak membayar airport tax sendiri. Bapak tamu pemerintah, jadi harus kami yang menanggung semua,” jawab pegawai dari Kedubes Jepang itu.

Wuih, saya sudah diundang ke Jepang dengan fasilitas mewah, soal uang seratus dua puluh ribu rupiah pun masih diantarkan kepada saya. “Duh, kok repot-repot ngantar uang Rp120.000 ke sini? Kalau naik taksi pulang-pergi dari kantor Anda ke sini sudah lebih dari Rp200.000,“ kata saya. Apa jawab petugas itu? “Itu peraturan di kantor kami. Kami harus mematuhi semua peraturan tanpa menambah atau mengurangi,” jawabnya.

Jepang adalah anggota Kelompok Negara G-7, salah satu dari tujuh negara termaju di dunia. Budaya hukumnya sangat indah, peraturan sesederhana apa pun ditaati. Inilah rasanya yang lebih pas menjadi budaya Pancasila.

“Berapa puluh tahun lagi kita bisa berhukum seperti itu, Prof?” kata Uceng saat kami keluar dari jamuan makan siang Selasa lalu itu. “Nanti diskusikan di Jakarta saja,” jawab saya.

by: Moh Mahfud MD
1. Ketua Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi Negara (APHTN-HAN);
2. Ketua MK (2008-2013); (poe)

Tags: amanah

Back To Qur'an : Hijrahin Diri Loe

Ternyata, tipe seseorang dalam berinteraksi dengan Al-Qur’an itu berbeda-beda. Ada yang berinteraksi dengan penuh penghayatan, hingga tak jarang setiap kali ia membaca Al-Qur’an, setetes air mata membasahi pipinya. Ada juga ketika membaca Al-Qur’an, 1 juz terlampaui bahkan lebih. Ada juga yang membaca Al-Qur’an dengan tartil, meskipun belum paham dengan tafsir nya tapi, interaksinya dengan Al-Qur’an itu sangat luar biasa, kalau dia sudah mulai membaca AlQur’an. Gak ada tuh yang bisa ganngu dia,serasa dunia ini hanya miliik berdua. :)

Apakah kalian tau siapa meraka itu ?? yap, mereka itu hanya orang biasa,dengan penampilan yang biasa aja,tak terlihat seperti seorang ustadz atau kyai. Tapi kerjaannya selalu mengajak kebaikan. Mereka juga tidak punya gaji tetap seperti Pejabat Negara. Tapi terlihat dari senyumannya,mereka itu seperti orang yang gak punya beban apa-apa. Dan mereka juga bukan si papa yang tidak punya apa-apa dengan meminta sebagai profesinya. Bahkan sebaliknya,mereka itu tidak pernah lupa untuk berbagi kebahagiaan kepada sesama.

Kenapa mereka bisa seperti itu,padahal mereka itu bukan ustadz atau kyai,bahkan bisa dikatakan orangnya biasa aja. Tapi dengan Al-Quran,interaksinya luar biasa. Tampilannya pun tidak terlalu menarik tapi,interaksinya dengan Al-Quran sangat menarik. Jawabanya hanya tiga kata, ’Bacalah Al-Qur’an Sekarang’. Karna membaca Al-Qur’an itu tidak harus jadi ustadz dulu atau sudah paham dalam agama,tidak juga orang yang sudah sholeh. Orang yang masih belajar boleh membaca Al-Qur’an,bahkan orang yang pernah jatuh ke dalam kubangan kemaksiatan pun boleh membaca Al-Qur’an. Karena Al-Qur’an itu bacaan kita semua,karnanya kita mendapatkan petunjuk,karnanya kita mendapat hidayah,karnanya pula ALLAH SWT. Memberikan jalan kemudahan bagi setiap permasalahan kita.

Salah satu keajaiban Al-Qur'an adalah kita tidak mungkin mengubah isi Al-Qur’an,tapi isi Al-Qur’an dapat mengubah hidup kita. Sudah banyak kisah-kisah seseorang yang mendapatkan hidayah karna Al-Qur’an. Sudah menjamur pula kisah-kisah seseorang yang mendapatkan jalan keluar dari berbagai masalahnya karna Al-Qur’an. Karna memang, Al-Qur’an itu diturunkan semata-mata hanya untuk memberikan kebaikan kepada kita semua. Maka benar lah firman ALLAH SWT dalam Surat An-Nahl ayat 89 :

Artinya : “ Dan kami turunkan kitab (Al-Qur’an ) kepadamu untuk menjelaskan segala sesuatu, sebagai petunjuk, serta rahmat dan kabar gembira bagi orang yang berserah diri ( muslim ). “

Jika kita ingin mendapatkan kebahagiaan dan ketenangan. Maka, buktikan lah firman ALLAH SWT dalam kehidupan kita yang penuh dengan kekhawatiran. Semoga bermanfa’at

Wallahu a’lam


Ku Tersesat di Jalan yang Benar

    • Kampus STEBI

Apa jadinya jika harapanmu tidak kesampaian? Yang dulu kamu inginkan dan harapkan itu, tidak sesuai dengan harapanmu. Yang dulu kamu cita-citakan untuk masa depanmu, ternyata hilang begitu saja. Yang dulu kamu sudah mempersiapkan dan bahkan kamu sudah menggambarkannya untuk menyongsong masa depan.

Siapa sih yang tidak ingin melanjutkan pendidikannya ke universitas favorit dan terkenal, dengan segala fasilitas-fasilitasnya yang mumpuni dan gedung-gedungnya menjulang kelangit?. Semua orang pasti akan mendambakan hal itu, termasuk saya.

Iya, saya yang dulu bercita-cita dan berkeinginan masuk perguruan negeri tapi tidak sesuai dengan kenyataanya.

Bukankah itu semua sangat kecewa? Ya, sangat kecewa sekali bila kita jauh dengan Allah yang Maha Segalanya. Tapi tidak untuk orang-orang yang percaya kepada Allah, mereka tidak sedikitpun kecewa pada-Nya. Saya jadi teringat potongan firman Allah SWT. Q.S Al-Baqarah ayat 216. ....و عس ان تكر هوا شيا و هو خير لكم، و عس ان تحبوا شيا و هو شر لكم. والله يعلم و انتم لا تعلمون... Artinya "Boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." Dengan ayat ini hati saya merasa tersentuh dan terasa didekapannya. Begitu luar biasanya ayat ini memberikan sinergi kebaikan kepada saya.

Yah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih bisa melanjutkan pendidikan di Kampus STEI SEBI. Kampus yang mungil ini dengan segala kekurangan fasilitasnya dibanding kampus Negeri yang mempunyai segalanya. Mungkin orang-orang juga belum tentu tahu dan terletak dimana kampus STEI SEBI ini. Namun, dengan kampus mungil inilah didalamnya terdapat orang-orang yang luar biasa. Terjalin Ukhuwah Islamiyah yang solid untuk menuju perubahan hidup yang sesungguhnya, yaitu Surganya Allah.

Hingga akhirnya saya tersadar. Bahwa, disinilah tempat seharusnya saya berada dan menimba ilmu. Bahwa disinilah tempat saya sesungguhnya berada. Belum tentu jika saya masuk perguruan lain mungkin, saya tidak bisa seperti ini. Inilah, saya 'tersesat pada jalan yang benar'. Semoga bermanfaat dan bisa ngambil hikmahnya.

Waallahu a'lam bishowab...


Yuk Mengenal Islam secara Kaffah

    • Yuk_Mengenal_Islam_secara_Kaffah.jpeg

Tak bisa dipungkiri bahwa Islam di Indonesia adalah Islam gen dari kedua orangtuanya. Sebagian besar dari kita mendapatkan hidayah Islam tanpa perjuangan. Mayoritas kita terlahir dari seorang ayah muslim dan seorang ibu muslimah juga. Hingga akhirnya secara otomatis kita terlahir sebagai anak muslim.

Terutama tempat tinggal saya disebuah kampung. Mereka enggan mencari-cari apa itu arti Islam dan apa itu arti muslim yang sesungguhnya. Mereka hanya mendapatkan arti sebuah Islam dan Muslim itu melalui pembicaraan yang entah dari mana sumbernya. Mungkin mereka merasa puas apa yang telah didapatnya. Padahal, sejatinya Islam itu sangatlah luas artinya. Islam tidak hanya membahas shalat, hukum tajwid, dan puasa saja tapi didalamnya membahas semua mencakup kehidupan manusia.

Namun, tentu saja ini adalah sebuah taqdir Allah SWT. yang patut kita syukuri. Terkadang manusia itu justru baru bisa merasakan besarnya sebuah nikmat, ketika ia meraihnya dengan penuh perjuangan dan pengorbanan. Kita bisa melirik pada sebagian saudara-saudara kita yang mendapat hidayah Islam di negara-negara kafir. Mereka menunjukkan kesungguhan untuk mempelajari Islam dan mengamalkannya dalam kehidupan. Karena mereka dapat melihat bagaimana keindahan Islam yang sesungguhnya.

Sebaliknya, banyak diantara kaum muslimin yang lahir dalam keadaan Islam justru tidak merasakan Islam sebagai anugerah besar. Padahal, sejatinya tanpa Islam tak akan ada nilai sedikitpun kebaikan yang kita lakukan di sisi-sisi-Nya. Siapa yang tidak tahu kisah Abu Thalib. Paman nabi SAW. Betapa besar jasanya bagi dakwah Islam. Namun, ketika itu ia mati dalam keadaan kafir, maka hilang semualah pahalanya dan sedikitpun tidak mampu menyelamatkannya dari adzab Allah SWT.

Demikian pula banyak kaum muslimin yang tidak mampu melihat indahnya Islam. Karena mereka semua hanya berpuas diri dan memandang Islam dari kejauhan. Bahkan, tidak sedikit dari mereka merasa takut mempelajari Islam secara mendalam dan menyeluruh. Padahal Allah berfirman Q.S Al-Baqarah 208. يا ايها الزين امنوا اد خلوا في السلم كافةولاتتبعوا خطوات الشطان، انه لكم عدومبين... Artinya " Hai orang-orang yang beriman! Masuklah kamu kedalam Islam secara keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu." (Q.S Al-Baqarah: 208)

Sehingga, Islam adalah agama yang sempurna dan menyeluruh. Islam juga laksana buhul tali yang kuat dan tidak akan putus jika seluruh ajarannya benar-benar diterapkan. Jika seseorang menjalankan Islam secara Kaffah niscaya kita akan merasakan indahnya islam, manisnya iman, dan lezatnya ketaatan. Sehingga kita akan berusaha memegang erat ajaran agama dan tidak rela melepaskannya.

Wa'allahu a'lam bishowab

Tags: muhasabah

Idul Fitri 1438 H : Semoga Ramadhan yang Sudah Kita Lewati, Lebih Mendekatkan Diri Kita kepada Al-Qur'an

    • Ramadhan

Sahabat,
Karena masih dalam suasana Idul Fitri, kami, keluarga kecil @NegeriPelangi, mengucapkan :

"Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum. Ja’alanallaahu minal aidin wal faizin" "Semoga Allah menerima amal-amal kami dan kamu, puasa kami dan kamu. Dan semoga Allah menjadikan kami dan kamu termasuk dari orang-orang yang kembali (dari perjuangan Ramadhan) sebagai orang yang menang."

Semoga segala kebaikan yang sudah kita latih selama Ramadhan, diantaraya lebih mendekatkan diri, lebih memahami Al-Quran, dapat kita lanjutkan di 11 bulan yang akan datang.

Tags: idul fitri

Idul Fitri 1437 H : Semoga Ramadhan Kemarin, Dapat Membuat Kita Menjadi Insan yang Lebih Baik

    • 10 ciri pribadi muslim

Sahabat,
Karena masih dalam suasana Idul Fitri, kami, keluarga kecil @NegeriPelangi, mengucapkan :
"Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum. Ja’alanallaahu minal aidin wal faizin" "Semoga Allah menerima amal-amal kami dan kamu, puasa kami dan kamu. Dan semoga Allah menjadikan kami dan kamu termasuk dari orang-orang yang kembali (dari perjuangan Ramadhan) sebagai orang yang menang."

Tags: idul fitri

Idul Fitri 1436 H : Semoga Allah Menerima Amal Kami dan Kalian

    • Komplek Pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya

Sahabat,
Karena masih dalam suasana Idul Fitri, kami, keluarga kecil @NegeriPelangi, mengucapkan :
"Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum. Ja’alanallaahu minal aidin wal faizin" "Semoga Allah menerima amal-amal kami dan kamu, puasa kami dan kamu. Dan semoga Allah menjadikan kami dan kamu termasuk dari orang-orang yang kembali (dari perjuangan Ramadhan) sebagai orang yang menang."

Tidak terasa, sudah 3 Idul Fitri [1][2][3] terlewati sejak Portal @NegeriPelangi menjadi salah satu "rumah", dari milyaran rumah di dunia maya.

Idul Fitri Pertama, 1433 H


Mari Instrospteksi diri, mulai dari Idul Fitri pertama [4], apakah pesan Rasulullah berikut sudah kita laksanakan, sudah menjadi kebiasaan ?

"Barangsiapa yang shalat karena Allah selama 40 hari secara berjama’ah dengan mendapatkan Takbiratul pertama (takbiratul ihramnya imam), maka ditulis untuknya dua kebebasan, yaitu kebebasan dari api neraka dan kebebasan dari sifat kemunafikan." (HR. Tirmidzi, dihasankan oleh Syaikh Al Albani di kitab Shahih Al Jami’ II/1089, Al-Silsilah al-Shahihah: IV/629 dan VI/314).


Salah satu yang mungkin dapat kita lakukan agar pesan Rasulullah tersebut dapat tercapai adalah, bertekad membiasakan diri 10 menit sebelum adzan berkumandang, kita sudah berangkat ke Musholla atau Masjid terdekat, terlihat sederhana, tapi terkadang terasa sulit .., karena seringnya kita lalai, tersibukkan oleh urusan duniawi :(. Mudah-mudahan, jika Kita sudah memiliki tekad yang kuat dan bersungguh-sungguh, Allah akan memberikan taufik kepada kita.

Idul Fitri Kedua, 1434 H


Kemudian, Idul Fitri kedua [5], untuk tantangan terkait sampah, relatif belum ada kemajuan yang berarti, bahkan untuk tingkat RT tempat kita tinggal sekalipun, tapi alhamdulillah, kita sudah mulai merintis komunitasnya, yang bernama "Belajar Bareng Nol Sampah", meskipun belum belum kita maksimalkan, karena untuk saat ini, kita masih fokus di tema #KedaulatanPangan. Informasi Online Presence komunitas Belajar Bareng Nol Sampah adalah :

.

Untuk tantangan mengenai meningkatkan perhatian kepada tetangga-tetangga kita yang sudah lanjut usia bagaimana ? Untuk tantangan ini, insyaAllah, kita akan mengikuti salah satu nasihat MangSi [6], yaitu tulisannya yang berjudul "Bahan Pemikiran untuk Presiden Terpilih" [7], jika Sahabat ada waktu, silahkan membacanya, kemudian perhatikan, apa nasihat yang beliau tulis untuk Kementerian Sosial. Salah satu yang akan kita lakukan, adalah meracik sistem informasi lingkungan sekitar, terbatas di 1 Desa saja, Alhamdulillah, kita di Madrasah, beberapa waktu yang lalu mendapatkan hibah beberapa PC, yang dalam kegiatan Belajar Bareng berikutnya [8] akan kita install dual boot windows dan linux, yang salah satu pemanfaatan nantinya adalah untuk belajar bahasa pemrograman, bahasa yang kita pilih untuk dipelajari sebagai pengenalan adalah Python [9].

Kemudian, untuk tantangan rooftop agriculture bagaimana ? sekolah di MTsN Sukamanah, SMAN 1 Singaparna yang lingkungan sekitarnya kaya akan potensi pertanian dan perikanan daratnya, tapi ketika proses belajar mengajar di sekolah tidak pernah menyinggung, apa yang bisa kita lakukan, dengan bermodalkan ilmu-ilmu yang kita pelajari di sekolah, agar dapat mewujudkan lingkungan di sekitar sekolah kita, sekitar tempat kita tinggal menjadi lebih baik lagi ?. Alhamdulillah, insyaAllah, pada tahun ajaran ini di Madrasah [10], rooftop yang ada akan dimanfaatkan untuk bereksperimen hidroponik, metode yang akan dan sedang kita coba adalah, diurutkan berdasarkan skala prioritas, NFT, Fertigasi, dan Aeroponik. Selain di Madrasah, insyaAllah, Siswa-Siswi yang Madrasahnya yang atap rumahnya di dak, akan kita coba usahakan agar dapat memberdayakan atapnya juga, mudah-mudahan, sedikit banyak dapat membantu perjuangan merebut Kedaulatan Pangan #Nusantara [11]. insyaAllah apa yang kita lakukan ini juga menjawab tantangan untuk pendidikan yang lebih "membumi", sekolah yang lebih terhubung dengan lingkungan sekitar.

Idul Fitri Ketiga, 1435 H


Selanjutnya Idul Fitri ketiga [12][13], tantangan mengenai berjuang menyempurnakan shalat kita, sudah dituliskan diatas, salah satu yang harus ditekankan adalah, "shalat ritual" kita harus bisa ikut menyempurnakan "shalat sosial" kita juga. Tantangan mengenai sampah juga sudah dijelaskan sebelumnya, mudah-mudahan kedepan kita bisa perbaiki bersama ya terkait masalah sampah ini..., Aamiin. Semoga selain ligkungan kita menjadi bersih.., hati kita pun menjadi bersih dari "penyakit-panyakit hati"....

Kemudian, apakah nasihat ini sudah kita lakukan ?

Coba kita baca Tafsir Fi-Zhilalalil Qur'an, untuk langkah awal, baca dengan urutan berikut :

1. Alaq
2. Qalam
3. Muzammil
4. Mudathir
5. Fatehah
Tafsir versi ebooknya bisa didownload di : http://tafsirzilal.wordpress.com/

Kita baca, hayati, dan amalkan ....

Idealnya, kita bisa menulis apa saja aktualisasi atau implementasi yg bisa dilakukan di diri kita, keluarga, dan lingkungan sekitar, yg terinspirasi dari kandungan surah-surah ini .., setelah itu jangan lupa menulis KPI nya juga (key performance indicator).

Kita 'ramaikan' yang minimal 5 kali dalam 1 hari itu ..., insyaAllah, nanti ketika tahun depan, kita kumpul-kumpul silaturahmi idul fitri,dengan keluarga, sahabat-sahabat kita, akan lebin banyak bahan perbincangan menarik, bahan perbincangan yang insyaAllah, sesuai dengan semangat Q.S Al-Ashr...

Allah Ta’ala berfirman,
وَالْعَصْرِ (1) إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ (2) إِلَّا الَّذِينَ آَمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ
"Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran." (QS. Al ‘Ashr: 1-3).

Kalau belum, yuk, Kita laksanakan ..., kalau sudah, mari kita tingkatkan lagi kualitasnya....

Iqra Lingkungan : Keliling Beberapa Desa di Kampung Halaman

    • Rooftop Pak Haji
    • Rooftop Pak Haji
    • Rooftop Pak Haji
    • Rooftop Pak Haji
    • Rooftop Tetangga Pak Haji
    • Pemandangan ke Jalan Rooftop Pak Haji
    • Pemandangan Rooftop Pak Haji
    • Pemandangan Rooftop Pak Haji
    • Pemandangan Rooftop Pak Haji
  • Previous
  • Next
    • Halaman Rumah Kang Jejen di Ciseda
    • Halaman Rumah Kang Jejen di Ciseda
    • Halaman Rumah Kang Jejen di Ciseda
    • Pondok Pesantren Manarul Hikam
  • Previous
  • Next
    • MTsN Sukamanah
    • MTsN Sukamanah
    • MTsn Sukamanah
    • Sawah di Depan MTsN Sukamanah
    • Sawah di Depan MTsN Sukamanah
    • MTsN Sukamanah
    • MTsN Sukamanah
    • MTsn Sukamanah
    • MTsN Sukamanah
    • MTsN Sukamanah
    • MTsn Sukamanah
    • MTsn Sukamanah
  • Previous
  • Next
    • Komplek Masjid di Tikungan Kp. Cipeucang, Desa Sukaasih, Kec. Singaparna, Tasikmalaya
    • Industri Rumah Tangga di Kampung Cipeucang, Desa Sukaasih, Kec. Singaparna, Kab. Tasikmalaya
    • Pohon Cabai di Depan Industri Rumah Tangga di Kampung Cipeucang, Desa Sukaasih, Kec. Singaparna, Kab. Tasikmalaya
    • Apu-Apu Di Balong di Dekat Komplek Masjid di Tikungan Kp. Cipeucang, Desa Sukaasih, Kec. Singaparna, Tasikmalaya
  • Previous
  • Next
    • Spanduk Mts KH. A. Wahab Mushin
    • Balong di Samping MAN Sukamanah
    • SMA KHZ Mustafa Sukamanah
    • Balong dan Sawah di Samping SMA KHZ Mustafa Sukamanah
    • Balong di Samping SMA KHZ Mustofa Sukamanah
    • Kebun Cabai di Samping Makam Pahlawan KHZ Mustafa Sukamanah
    • Lingkungan di Sekitar Pesantren Sukahideng
    • MTs KH. Wahab Muhsin
    • MTsN KH. Wahab Muhsin
    • Lahan di Samping MTs dan SMK KH. Wahab Muhsin
    • Lahan di Samping MTs & MA KH. Wahab Muhsin dan
    • MTs & MA KH. Wahab Muhsin dan
    • MTs & MA KH. Wahab Muhsin dan
    • MTs & MA KH. Wahab Muhsin dan
    • MTs & MA KH. Wahab Muhsin dan
    • Lahan di Samping MTs & MA KH. Wahab Muhsin dan
  • Previous
  • Next
    • SDN 3 Cimerah
    • SDN 3 Cimerah
    • SDN 3 Cimerah
    • SDN 3 Cimerah
  • Previous
  • Next
    • Pondok Pesantren Nurul Wafa, Gununghideung, Sukarame, Kab. Singaparna
    • Pondok Pesantren Nurul Wafa, Gununghideung, Sukarame, Kab. Singaparna
    • Pondok Pesantren Nurul Wafa, Gununghideung, Sukarame, Kab. Singaparna
  • Previous
  • Next
    • Yayasan Pondok Pesantren K.H Zumratul Muttaqin

Referensi


1. Idul Fitri Bukan Kembali Suci, http://www.konsultasisyariah.com/istilah-salah-terkait-idul-fitri-bagian-02/
2. Makna Idul Fithri Bukan Kembali Menjadi Suci?, http://www.rumahfiqih.com/x.php?id=1358360047&
3. Makna Idul Fihtri/Adlha, http://almanhaj.or.id/content/1149/slash/0/makna-idul-fihtriadlha/
4. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H, http://negeripelangi.org/id/berita/2012/08/25/selamat-hari-raya-idul-fitri-1433-h
5. Arti Sebuah “Kemenangan”, http://negeripelangi.org/id/blog/2013/08/12/arti-sebuah-kemenangan
6. MangSi, http://negeripelangi.org/id/tentang/hubungi-kami/singgih-nataadiningrat
7. Bahan Pemikiran untuk Presiden Terpilih, http://negeripelangi.org/id/blog/2014/08/01/bahan-pemikiran-untuk-presiden-terpilih
8. Belajar Bareng Aquaponik (Hidroponik dan Linux) di Yayasan Misbahul Ulumul Al-Quran (MTs Sirojul Wildan dan MA Sirojul Athfal 2) 8 dan 9 Agustus 2015, https://www.facebook.com/events/797510370346170/
9. Python Programming Language, https://www.python.org/
10. MTs Sirojul Wildan, http://negeripelangi.org/edupedia.php/en/school/mts-sirojul-wildan/caringin/7219/smp
11. Gerakan Kedaulatan Pangan di Sekolah, http://pendidikan.openthinklabs.com/2015/06/gerakan-kedaulatan-pangan-di-sekolah.html
12. Kemenangan Seperti Apa yang Kita Inginkan ?, http://negeripelangi.org/id/blog/2014/08/01/kemenangan-seperti-apa-yang-kita-inginkan
Tags: idul fitri

Si Kakek menghayal..., Ruko Bertingkat

Kalau seandainya Jalan Raya Ciawi ke Sukabumi, mulai dari Ciawi sampai ke Sukabumi di kedua sisi jalan Raya ini penuh dengan RUKO Bertingkat berjejer satu sama lainnya dilengkapi dengan tempat parkir mobil yang cukup luas. Apa kiranya dampaknya kepada perekonomian setempat ?

Pertama tentunya toko-toko-nya akan membuka jalan dalam menggelindingkan roda perekonomian setempat. Dengan adanya tempat parkir, memungkinkan datangnya pembeli selain penduduk setempat. Kendaraan-kendaraan yang melewati jalan yang ramai ini, karena dengan mudahnya berhenti dan masuk ke tempat parkir untuk berbelanja. Dengan berbagi jenis kendaraan, terutama kendaraan truk, dalam jarak tertentu disediakan disediakan tempat parkir yang dapat dipakai oleh truk-truk ini termasuk truk peti kemas dari 20 roda. Rumah makan disertai rumah Ibadah dan juga fasilitas untuk membersihkan badan, seperti kamar mandi dan toilet. Akan membuka jalan bagi usaha-usaha penjualan sabun mandi dan penyewaan handuk-handuk dan mungkin juga jasa pencucian baju, dilengkapi dengan mesin cuci dan mesin pengeringan baju.

Roda perekonomian setempat akan bergerak maju dengan adanya penyerapan tenaga kerja. Ruko sepanjang jalan raya ini, harus berupa Ruko yang bertringkat dua atau tiga. Dengan demikian membuka jalan usaha penyewaan tempat tinggal. Para buruh pabrik yang bekerja di pabrik-pabrik sepanjang Jalan Raya ini dengan mudahnya menyewa tempat tinggalnya. Mengingat tempat tinggal para buruh pabrik ini berada di jalan raya, memudahkan untuk mereka pergi dan pulang dari tempat pekerjaannya. Juga akan mengirit ongkos jalan, cukup dengan naik angkot atau Bis dan tidak perlu untuk naik ojeg dari pinggir Jalan Raya menuju ke tempat tinggalnya dipedalaman.

Dengan mudahnya pengangkutan umum ini, apakah angkot atau Bis sepanjang jalan Raya ini, memberikan peluang bagi para pekerja untuk bekerja lembur. Tidak takut walaupun pulang larut malam, dengan tidak tersedianya pengangkutan umum. Bekerja lembur memberikan penghasilan tambahan. Penghasilan tambahan ini akan berakibat lajunya perekonomian setempat, bila mereka membelanjakan penghasilan tambahan ini. Dilain pihak, pabrik-pabrik dapat memproduksi barang-barangnya lebih besar lagi untuk memenuhi kebutuhan pasaran. Dengan memperkejakan pekerja-pekerja menjadi beberepa shift.

Ada lagi nilai tambah dengan membangun Ruko Bertingkat sepanjang Jalan Raya ini ? Kemungkinan besar para penyewa tempat tinggal tidak akan menyewa tempat tinggal yang jauh dari Jalan Raya ini. Mereka akan memilih tempat tinggal di Ruko-ruko Bertingkat ini. Dengan demikian akan memperlambat atau menghentikan pembangunan tempat tinggal jauh dari Jalan Raya. Kemungkinan besar tempat-tempat tinggal yang jauh dari Jalan Raya ini akan dibongkar dan tanahnya dikembalikan dipakai sebagai pesawahan atau kebun-kebun. Memberikan jalan untuk meningkatkan produksi tanaman dalam usaha menuju ke mandiri dalam pengadaan pangan.

Apabila pembangunan Ruko Bertingkat ini digalakkan di semua Jalan Raya diseluruh Indonesia, jelas akan menghasilkan dampak yang cukup besar dalam usaha berdiri di kaki sendiri dalam pengadaan pangan. Impor bahan pangan akan menurun, mengakibatkan pengiritan dalam pengadaan devisa dan mungkin akan ada dampaknya dalam usaha memperkecil hutang Negara ke Luar Negeri. Lapangan parkir didepan Ruko Bertingkat ini, dibangun sedemikian rupa agar ada "lahan lebih" dipinggir jalan. Lahan Lebih ini dibeli oleh Pemda bila diperlukan untuk memperlebar jalan raya dikemudian hari. Kabel-kabel listrik dan kabel fiber optik, dipasang di dalam tanah. Demikian juga riool-riool penadah air hujan dan limbah dari permukiman. Khusus untuk menampung limbah dari permukiman dalam jarak puluhan kilometer tertentu dibangun "Sewage Treatment Plant" untuk mengolah limbah ini menjadi pupuk berupa pellets. Membudayakan pemakain pupuk organik.


Idealnya Ruko Bertingkat tiga seperti ini tapi dengan atap yang datar, yang nantinya bisa digunakan untuk berkebun.

    • ruko bertingkat 1

Kalau kabel listrik didalam Tanah, ruko ini bias bertingkat tiga.
    • ruko bertingkat 2

Karena kawat listrik rumah ini tidak bias menjadi Ruko bertingkat.


Sepanjang jalan Raya Ciawi/Sukabumi berderet-deret warung-warung..... siapa tahu suatu waktu kedepan menjadi deretan Ruko Bertingkat.

    • ruko bertingkat 3

Dalam tulisan sebelumnya disebut, kabel fiber optic didalam tanah, sekarang disediakan dahulu tempatnya berupa pipa dari plastic atau semen untuk nantinya dipasang kabel fiber optic. Dengan adanya fasilitas pemasangan kabel fiber optic, mengundang per-bank-an untuk membuka Kantor Cabang. Memungkinkan toko-toko untuk menerima Credit/Debit Card .......menuju ke "cashless" dalam transaksi jual beli...... tak perlu bawa duit banyak-2 kalau mau belanja.

Ciletuh 3/3/15..


Pilih Seribu Traktor untuk Mengolah Sawah atau Seribu Kerbau ?

 Pilih 1000 traktor ....

    • jokowi blusukan ke serang foto 2

 atau 1000 kerbau untuk mengolah sawah ... ?

    • 1280px kerbaujawa
    • Kerbau
  • Previous
  • Next

Kalaupun seekor kerbau labih mahal dari traktor, dalam jangka waktu tertentu kedepan pemeliharaan kerbau akan jauh lebih murah.

1. BBM vs rumput...mana yang murah.

2. beli BBM ke SPBU yang tentunya jauh dari Desa atau kampung, harus memakai kendaraan vs ngarit rumput disekitar desa atau kampung. Lingkungan kelihatan bersih, kerbau menjadi gemuk.

3. Pemeliharaan dan pembelian suku cadang vs rumput dan dimandikan di sungai oleh anak-2. Plusnya anak-anak belajar bertanggung jawab, belajar mememelihara hewan peliharaan.

4. Kalau kebocoran BBM atau oli, dan asap knalpotnya merupakan polusi lingkungan vs. kalau kerbau bocor menjadi pupuk menyuburkan tanah sawah. Kalau bocor dikandang berarti penghasil pupuk alamiah untuk dipakai sebagai pupuk tanaman lainnya.

5. tanah yang diangkat ke permukaan, wuluku yang ditarik kerbau dapat menjangkau lebih dalam lagi dibandingkan dengan traktor.

6. Kalau kerbau yang dibagikan kepada petani, Pemerintah mengirim dokter hewan untuk menjaga kesehatan kerbau-2 dengan cuma-cuma. Dari pada men-drop dana ke kelurahan yang tak akan sampai ke petani.

7. Kalau pembelian BBM untuk traktor-2 itu, dibantu oleh Pemerintah, beartri mengembalikan subsidi BBM yang baru-2 ini dihapuskan. Mengundang kecurangan di Kelurahan atau Kecamatan. BBM masuk ke tangki motor para petugas Kelurahan atau petugas Kecamatan.

8. Kerbau yang sudah tidak dapat dimanfaatkan di sawah, disembelih dan dagingnya di bagikan kepada penduduk kampung. Traktor hanya menjadi besi rongsokan.

9. Tanduk kerbau dan kulit kerbau dapat diolah sebagai bahan kerajinan tangan, penghasilan tambahan bagi penduduk.

10. Anak kerbau dari pasangan kerbau hadiah Pemerintah, menjadi milik Pemerintah untuk diserahkan kepada petani lainnya........dalam waktu tertentu semua petani memiliki kerbau. Kalau traktor, dalam waktu tertentu, pembagian traktor naik, semua petani mempunyai traktor, keuntungannya lari ke para investor dari luar negeri dan para penjabat pemerintahan mempunyai rekening gendut di Bank,

11. Jangan lupa susu kerbau, akan jadi keju yg lebih sedap dibanding susu sapi. Traktor mana bisa menyusui. Adanya oli bekas.

Jangan menambah pekerjaan KPK, sekarang saja sudah pusing ngurusin rekening gendut pimpinan Polisi........


Korespondensi Veteran Pejuang Pembebasan Irian Barat dan Presiden Direktur Kapal Tanker : Penenggelaman Kapal Asing (?)

    • Penenggelaman Kapal Asing
    • Penenggelaman Kapal Asing
  • Previous
  • Next
Sumber Gambar : detik.com

Kapal-kapal penangkap ikan asing yang illegal itu, jangan ditenggelamkan. Itu mubazir namanya. Karena kapal-kapal itu dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat dalam hal ini para nelayan. Sebaiknya:

1. Kapal-kapal itu ditarik atau digiring ke pelabuhan terdekat. Kembalikan anak buah kapal dengan baik-baik kenegara asalnya. Pemilik kapal dibawa ke Pengadilan. Menunggu keputusan Pengadilan bahwa kapal itu disita menjadi milik negara. Bentuk BUMD untuk mengurus pengoperasina kapal-kapal itu. apakah disewakan untuk jangka waktu tertentu ke Swasta. Awaki dengan anak buah Indonesia, ganti benderanya dengan Bendera Merah Putih, kembalikan melaut dan menangkap ikan.
2. Kalaupun akan ditenggelamkan, diatur sedemikian rupa agar ditenggealmkan dekat permukiman para nelayan. Dengan demikian kapal-kapal yang ditenggelamkan itu menjadi "rumah susun" ikan-akan. agar berkembang biak.
3. Kapal-kapal itu kalau kapalnya dari baja, dipereteli dan dipotong-potong, dilebur untuk dijadikan pacul, parang, pisau atau sekerup.
4. Uang hasil dari sewa kapal itu didimpan untuk dijadikan sebagai jaminan dihari tua para nelayan. atau sebagai pinjaman bagi para nelayan untuk membeli atau membangun perahu-perahu penangkap ikan. Bentuk Koperasi atau BPR.
5. Juga uang sewa itu sebagai ongkos penelitian dan pembangunan " Mini Cold Storage " disetiap permukiman nelayan untuk menyimpan ikan-ikan agar segar sebelum dipasarkan. Memakai tenaga Surya atau Pasang Surut untuk pengadaan listriknya.

Anggap saja pensitaan kapal-kapal itu adalah pemberian-NYA dan kita manfaatkan sebaik-baiknya demi kesejhateraan para nelayan. di seluruh Nusantara.

Presiden Kapal Tanker :

1. Siapkan dulu perangkat Hukumnya ,, jika itu kapal niaga ada Undang-undang International untuk menangkap kapal yaitu "Arrest the Ship Law" dan ini sudah diterapkan di negara-negara Ex. Koloni Inggris seperti Singapura, Hongkong dll, dan kebanyakan yang menyangkut WAN PRESTASI , Hutang tidak dibayar/dinyatakan default dll , ambil contoh Singapura misalnya, jika seseorang datang kepengadilan Singapura dengan bukti-bukti yg cukup/lengkap , dalam tempo 3 jam saja kapal tersebut sudag bisa ditahan oleh pengadilan dengab memerintahkan "polisi air/water police" untuk naik dan menahan kapal tsb, nah sayangnya Negara/pemerintah kita BELUM MERATIFIKASI UU International tersebut...
2. Di dalam negeri penahanan kapal harus melalui Putusan Pengadilan yang sepanjang pengetahuan saya yang terbatas ini patokannya adalah KUHD (Kitab Undan-Undang Hukum Dagang) , yg bapak tahu sendiri dibuat dijaman BAHEULA (jaman dulu) , tidak pernah di refisi hanya tambal-tambal dengan PP atau KepMen dsb dsb sehingga tumpang tindih, dan jika dilihat di KUHD tsb, angka-angka dendanya masih dalam patokan Rp.1 = 1 Gulden Belanda…
3. Masalahnya apakah Putusan pengadilan kita BISA secepat Singapura atau Hongkong ???
4. Mengenai PELANGGARAN Batas Negara/Wilayah, saya kira kita sudah punya peraturannya (Mengamati penangkapan beberapa PESAWAT Udara yg ditangkap karena terbang masuk kewilayah kita) namun apakah itu berlaku juga pada kapal penangkap ikan/Nelayan yg masuk kewilayah kita?? ( Jika Australia jelas, langsung ditangkap) jika tidak maka DPR harus membuat UU tsb, berikut sangsinya dan juga menyangkut ijin-ijin yg diperlukan jika ada nelayan asing yang ingin menangpak ikan di perairan kita??? Ataupun perairan kita TERTUTUP sama sekali bagi Nelayan asing???
5. Nah menyangkut kapal-kapal nelayan Asing yg ditangkap, tadi saya lihat ada beberapa saran bagus yg sudah dilontarkan, jikapun menambahkan, pendapat saya ada beberapa alternative :

a. Putusan Pengadilan yang menyatakan Kapal nelayan tersebut Ditangkap dan disita sesuai dgn pasal-pasal dari pelanggaran wilayah atau hukum Internasional.. ( Harus ada Landasan Hukum yg kuat atas penangkapan Kapal tersebut) yang kompeten terhadap penangkapan tersebut, karena kita harus ingat bahwa setiap Kapal itu Mempunyai KEBANGSAANNYA (Diburitan kapal selalu dikibarkan Bendera Kebangsaan kapal tersebut dan Hukum yang berlaku diatas kapal tersebut adalah hukum Negara kebangsaan kapal tersebut. Oleh sebab itu Awak kapalnya hrs diApakan??? Di Tahan dalam penjara??(Autralia dll), Dipulangkan ke negara asalnya ?
b. Atas biaya Siapa?? Maka itu perlu perangkat hukum yg jelas, jika sudah jelas dasar Hukumnya nah barulah kita Aman melakukan tindakan apapun terhadap kapal tsb. Karena jika ada yg menuntutnya maka kita bisa merujuk pada Putusan pengdilan yg meNANGKAP KPL TSB,, MENURUD SAYA :
c. Kapal tersebut DILELANG Terbuka kepada Umum, uangnya bisa bermacam-macam : -masuk ke kas Negara?? , Kesejahteraan Nelayan, Biaya Operational bagi patrol/penangkap dll dll, yang penting adalah Jangan di Tenggelamkan ataupun di Bakar ataupun dimusnahkan deh karena Itu Mubazir, dan EMOSI belaka ,, masalah ini harus SECEPATNYA dilaksanakan, karena semakin lama kapal itu merapung dilaut/Air Garam semakin Cepat Rusak,Keropos dll dll yg menyebabkan NILAI kapal tsb mendekati zero… (Bayangkan saja Besi / kayu yg direndam di Air Garam??)

6. Demikian sedikit sumbang saran dari saya…

Tags: maritim

Menggalakkan Ekonomi Daerah dengan Kapal Pengangkut Batubara Curahan Inovasi Baru dan Menggali Sejarah PD II

Batubara berlimpah yang katanya kurang menarik untuk diekspor. Karena katanya batubara muda. Dengan arti kata lain, tidak bisa diekspor, tidak bisa menjadi penghasil devisa. Tapi kan bisa dibakar ? Tentunya setelah diolah terlebih dahulu untuk dijadikan sebagai pengganti kayu bakar di tungku-tungku di pedesaan. Atau mungkin tanpa diolahpun dapat dibakar juga. Salah satu cara dapat dibakar ditungku besar. Untuk memanaskan air menjadi uap. Uap hanya dapat menjalankan kereta api uap ( jaman doeloe) dan jaman sekarang memutarkan turbine. Cadangan batubara yang katanya cukup untuk 200 sampai 250 tahun itu yang tersedia di bumi Nusantara ini, sewajarnya kita manfaatkan sebaik-baiknya. Tidak dapat diekspor sebagai penghasil devisa, bagaiman kalau batubara yang tak laku dijual itu kita olah dengan berbagai cara untuk dipergunakan dalam usaha menaikkan tingkat kesejahteraan rakyat.

Kita mulai dengan pemikiran batubara dapat digunakan untuk memanaskan air menjadi uap. Setelah menjadi uap, uap itu digunakan untuk menjalankan turbine. Turbine dapat menjadi alat penggerak dalam menjalankan generator atau baling-baling kapal. Generator digerakkan oleh turbine menghasilkan listrik. Dan tentunya kalau menggerakan baling-baling kapal laut, kapalnya akan maju berlayar dilautan lepas. Batubara yang melimpah,.....dapat menjadikan air menjadi uap, ..........uap memutarkan turbin dan baling-baling kapal laut, ....... lautan nusantara, ........keperluan listrik dinegara kita bertambah. Ini semua ada kaitannya dan kalau kaitannya di dipikirkan lebih dalam lagi dalam usaha menuju ke kesejahteraan rakyat.

Mengggali batubara, menyerap tenaga kerja.......mengapalkan batubara juga menyerap tenaga kerja ............ memproses batubara di tempat tujuan juga menyerap tenaga kerja dan akan menggalakkan ekonomi setempat. Di tempat tujuan perlu dibangun Pelabuhan, pembangunan ini menyerap tenaga kerja. Akan menggalakkan ekonomi setempat karena dengan adanya pelabuhan, akan disinggahi kapal-kapal lokal membongkar muatan dari pelabuhan lainnya.

Seandainya batubara dari Kalimantan Selatan, dikapalkan dengan kapal khusus pengangkut batubara curah. Tujuan batubara berbongkah-bongkah ini, ialah satu tempat di Pulau Halmahera pantai Barat. Tentunya dengan adanya kapal batubara curah harus dibuka suatu usaha agar pemakaian batubara bongkah ini berjalan dalam jangka waktu panjang. Dengan demikian menghidupi usaha pengangkutan batubara curah ini.

    • Menggalakan Ekonomi Daerah dengan Kapal pengangkut batubara curahan Inovasi Baru dan Menggali Sejarah PD II

Kapal pengangkut batubara curah ini, dilengkapi dengan "boiler" untuk memanaskan air menjadi uap. Untuk memanaskan air ini dipakai batubara sebagai bahan bakarnya. Kemudian uap disalurkan untuk memutarkan turbine. Turbine ini memutarkan generator dan menghasilkan listrik. Listrik dipakai untuk memutarkan motor listrik di buritan kapal yang dipasang sedemikian rupa berada diluar badan kapal. Motor listrik ini dilengkapi dengan baling-baling untuk menggerakkan kapal. Fungsi motor listrik ini juga sebagai "kemudi" kapal. Motor listrik dapat diputarkan kekiri 90 derajat dan kekanan juga 90 derajat. Pemakaian batubara sebagai bahan bakar mengirit ongkos pengoperasian kapal. Juga dilihat dari segi praktisnya karena mengangkut batubara curah, dimanfaatkan batubara itu juga sebagai bahan bakar mesin kapal.

Kalau di tempat tujuan kapal batubara curah ini dibangun PLTU, sudah merupakan pintu terbuka untuk usaha pelayaran dari Kalimantan Barat ke Pantai Barat Pulau Halmahera ini. Agar pelayaran KalSel ke Halmahera Pantai Barat ini agar dapr berlangsung lama dan menguntungkan, lebih banyak batubara yang diangkut lebih baik. Seandainya tidak jauh dari pelabuhan itu dibangun pabrik "briquets", tentunya pabrik ini akan memerlukan bahan baku yaitu bongkah-bongkah batubara. Briquets dipasarkan di Maluku Utara, Maluku Selatan dan Sulawesi Pantai Timur.

Sekarang sudah ada dua langganan yang memakai batubara. PLTU dan Pabrik Briquets. Dengan tersedianya bongkah-bongkah batubara, memungkinkan untuk membangun usaha lain yang dibutuhkan di daerah itu. Umpamanya mencairkan baja untuk dijadikan pisau, parang, pacul, sekup, paku dan lain-lainya. (Usaha Pandai Besi). Atau membangun Pabrik Minyak Kelapa. Kopra yang diangkut oleh kapal-kapal lokal, kapal kayu bermotor, perahu layar, dimasukkan ke suatu bangunan dan dikeringkan dengan memakai uap limbah PLTU itu. Dengan demikian setahun penuh kopra dapat dikeringkan tanpa membutuhkan sinar matahari. Mungkin dengan demikian Minyak Kelapa dapat menjadi bahan ekspor ke Hongkong, Taiwan dan daratan Cina dimana kebiasaan setempat makanannya banyak yang digoreng digoreng.

Mengingat Pantai Barat Halmahera bagian selatan dilindungi banyak pulau-pulau, memungkin pantai-pantai disitu dapat dijadik objek Turis. Tentunya dengan membangun Resorts Area. Pantai putih, ombaknya tidak besar. Kemudian kesebelah Utara ada Pulau Morotai, bekas perang dunia ke II, dapat dijadikan tempat wisata. Dengan memakai sebagai daya penarik.."sejarah Perang Dunia ke II". Diusahakan untuk memamerkan pesawat-pesawat PD II, seperti Mustang dan Bomber -25. Pesawat-2 dapat didatangkan dari Amerika Serikat yang diparkir di gurun pasir Nevada atau tempat lainnya.

Untuk mencapai dari Resort Area ke Morotai, diperlukan jalan sepanjang pantai. Jalan ini yang menghubungkan resort-resort area. Atau dengan pesawat ukuran kecil. Tentunya perlu landasan, terbuka usaha lain untuk pembangunan Bandara yang menghubungkan Halmahera dengan Hawaii, Australia, New Zealand dan South Pacific.

Pembangunan resort-resort itu dimungkinkan karena adanya PLTU dan pabrik Briquets, dan tentunya keadaan alam seperti pantai yang indah, dan sisa-sisa sejarah dari Perang Dunia II. Sebagai atraksi istimewa khas lokal, kambing guling dan sate yang dibakar memakai batubara berupa briquets.


Mungkinkah,"Nol" Sampah di Negeri Ini ??


 "Nol " Sampah merupakan salah satu topik yang akan diangkat pada acara Ciderum Education Festival, http://cef.negeripelangi.com/


    • Sampah Plastik
    • Sampah Plastik
    • Sampah Plastik
    • Sampah Plastik
  • Previous
  • Next

Kalau berbicara sampah seperti botol plastik, cangkir plastik, kaleng, botol gelas, karton, kertas dan kertas koran, apalagi di kota besar tidak merupakan persoalan yang rumit. Begitu sampah dibuang dibak sampah depan rumah dalam satu hari saja sudah bersih dari sampah yang disebutkan diatas. Sampah dapur dapat ditanggulangi dengan pemakaian cara Keranjang Komposter Takakura ataupun Gentong Komposter Takakura untuk dijadikan kompos dirumah. Praktisnya, "nol" sampah sudah tercapai.

Yang menjadi persoalan sekarang dan dikemudian hari ( 25 - 50 tahun yang akan datang) adalah sampah kemasan plastik seperi keresek, pembungkus makanan, pembungkus sayuran, di desa-desa dan kota kecil yang tidak mempunyai Dinas Kebersihan kota. Penduduk membakar sampahnya termasuk kemasan plastik dihalaman belakang rumahnya, atau menggali lubang untuk pembuangan sampah beserta kemasan plastiknya. Ini yang sangat membahayakan, plastik dibakar sangat membahayakan paru-paru, menyebabkan kanker. Plastik dibuang di galian dan ditutup dengan tanah juga membahayakan. Tanah akan menjadi tidak subur untuk ditanami. Plastik akan tetap plastik 50 tahun atau 100 tahun yang akan datang, tidak akan membaur dengan tanah. Plastik didalam tanah akan menghambat akar-akar tanaman untuk mencari makanan didalam tanah. Plastik yang dipakai untuk kemasan makanan jadi seperti kerupuk, gorengan dan yang dipakai untuk kemasan minuman, terutama es krim, sirup yang mana kebanyakannya di beli oleh anak-anak, kemasannya dibuang begitu saja dijalanan atau halaman rumah. Hujan turun, kemasan plastik terbawa masuk selokan dan akhirnya masuk sungai. Yang mana kemungkinan besar sebagai penyebab banjir. Kalapun terdampar dan memenuhi air dipinggiran sungai, menyebabkan kematian ikan-ikan kecil yang baru keluar dari telur.

Salah satu jalan keluar untuk menanggulangi sampah kemasan plastik adalah kesadaran warga di kampung untuk mengumpulkannya. Pemda membangun tempat pembakaran di setiap Kecamatan. Pengangkutan sampah plastik kemasan dari tempat-tempat pengumpulan di kampung-kampung ketempat pembakaran ditanggung oleh Pemda. Cerobong asap di tempat pembakaran dipasang "filter" untuk menahan agar "asap plastik" tidak keluar keudara. Atau, pabrik kemasan plastik diwajibkan untuk mendaur ulang sampah kemasan plastik . Sampah kemasan plastik diangkut oleh truk milik Pemda ke pabrik. Dengan demikian pembangunan Tempat Pembakaran sampah plastik kemasan tidak diperlukan. Menghindari ongkos yang besar untuk "filter" khusus menahan "asap plastik".

Jalan lain adalah membentuk BUMN/BUMD untuk mengolah kembali kemasan plastik sebagai bahan baku untuk industri plastik. Mungkin cara ini akan menghemat devisa dalam pengimporan pellets plastics, disamping menyerap tenaga kerja. BUMN/BUMD yang mengelola sampah kemasan plastik tidak perlu mengambil keuntungan, kalau saja berhasil menutupi ongkos pengoperasian sudah dianggap memadai.

Atau mungkin, dengan rencana Pemerintah menghilangkan subsidi BBM, dapat dialihkan subsidinya untuk usaha-usaha mendaur ulang sampah kemasan plastik.


Kemenangan Seperti Apa yang Kita Inginkan ?

Sahabat,
Karena masih dalam suasana Idul Fitri, kami, keluarga kecil @NegeriPelangi, mengucapkan :
"Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum. Ja’alanallaahu minal aidin wal faizin"
"Semoga Allah menerima amal-amal kami dan kamu, puasa kami dan kamu. Dan semoga Allah menjadikan kami dan kamu termasuk dari orang-orang yang kembali (dari perjuangan Ramadhan) sebagai orang yang menang."

Tak terasa, pesta demokrasi yang diselenggarakan bersamaan dengan bulan ramadhan kemarin sudah selesai kita laksanakan dengan damai, alhamdulillah ...., meskipun, sering kita dengar, baca, saudara-saudara kita banyak yg begitu mudahnya mengejek sesama, menyebarkan aib saudaranya, dan hal-hal kurang baik lainnya, hanya demi membela calonnya. Begitu ramai pemilu yg dilaksanakan 5 tahun sekali ini. Tapi, pernahkah kita berpikir, kenapa Shalat yang kita lakukan minimal 5 kali dalam 1 hari tidak bisa kita buat "ramai" ? Ramai dengan saling nasehat-menasehati dalam kebaikan .. ?

Allah Maha Besar 2x
Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah 2x
Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah Utusan Allah 2x
Marilah sholat, 2x
Marilah menuju kemenangan, 2x
Allah Maha Besar,
Tiada Tuhan selain Allah

Apa yang terbayang dipikiran kita ketika mendengar adzan ...

....Marilah menuju kemenangan...

Kemenangan seperti apakah yang kita inginkan ...?
    • sampah1
    • sampah2
    • TPS Pasar Singaparna
  • Previous
  • Next

Foto diatas diambil di Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya. Sudah 3 tahun kondisi ini belum berubah, sampah masih menumpuk di jalan, dikiri-kanan anak sungai .....

Jika shalat ritual kita benar-benar "bermutu", seharusnya masalah "sederhana" seperti sampah ini tentu tidak akan berlarut-larut ...

Mungkin resep ini bisa digunakan, untuk meningkatkan kualitas 'shalat ritual' dan 'shalat sosial' kita :

Coba kita baca Tafsir Fi-Zhilalalil Qur'an, untuk langkah awal, baca dengan urutan berikut :

1. Alaq
2. Qalam
3. Muzammil
4. Mudathir
5. Fatehah

Tafsir versi ebooknya bisa didownload di : http://tafsirzilal.wordpress.com/

Baca, hayati, amalkan ....

Idealnya, tuliskan apa saja aktualisasi atau implementasi yg bisa dilakukan di diri kita, keluarga, dan lingkungan sekitar, yg terinspirasi dari kandungan surah-surah ini .., setelah itu jangan lupa menulis KPI nya juga (key performance indicator).

Kita 'ramaikan' yang minimal 5 kali dalam 1 hari itu ..., insyaAllah, nanti ketika tahun depan, kita kumpul-kumpul silaturahmi idul fitri,dengan keluarga, sahabat-sahabat kita, akan lebin banyak bahan perbincangan menarik, bahan perbincangan yang insyaAllah, sesuai dengan semangat Q.S Al-Ashr... ?

Yuk, kita Belajar Bareng...

Tags: idul fitri

Bahan Pemikiran untuk Presiden Terpilih

    • ibu pertiwi tersenyum

Semoga menjadi bahan pemikiran Presiden Terpilih.

Karena apa semua Kementerian, yang mana jumlah sekarang ini lebih dari 30 Kementerian, harus berada di Jakarta ?

Apakah kiranya Kementerian Kehutanan dapat dipindahkan ke Kalimantan Barat, dimana di daerah itu dan daerah yang dekat seperti Riau yang mengalami banyak kebakaran hutan ?

Atau kalau dibentuk Kementerian Perhubungan Laut tersendiri dan dipindahkan ke Makassar ? Makassar adalah persis di tengah-tengah lautan Nusantara, Barat dan Timur. Juga Makassar dan disekitarnya adalah tempat pembangunan kapal-kapal Pinisi, sehingga dengan demikian dapat diharapkan bahwa Makassar akan merupakan pusat Industri Perkapalan di Indonesia. Dengan sendirinya akan dibangun usaha-usaha pemeliharaan kapal-kapal berupa Dok-dok terapung umpamanya yang dapat memberikan jasa kepada dunia Perkapalan di Barat maupun Timur Indonesia.

Apakah lebih baik Pangkalan Angkatan Laut di pindahkan dari Surabaya ke Sulawesi Utara (Bitung) dan ke Kalimantan Barat. Dengan demikian akan dekat dengan perbatasan dengan Pilipina dan Malaysia ? Jadi kalau terjadi hal-hal yang menyangkut soal perbatasan, kapal-kapal R.I siap dalam waktu singkat berada di daerah konflik. Demikian juga akan mengundang Industri Perkapalan dan industri lainnya. Berarti, pembahagian kegiatan industri sekarang dapat menyebar diluar Pulau Jawa.

Kementerian Pariwisata, karena apa tidak dipindahkan ke Pulau Bali umpamanya, sehingga dapat memulai mengembangan pusat-pusat pariwisata di pulau-pulau lainnya Indonesia bagian Timur. Morotai, umpamanya, peninggalan Markas sekutu sewaktu perang Dunia ke II digalakkan sebagai objek turisme. Mungkin dengan menempatkan pesawat-peswat tua P.D. II, sebagai atraksi turis. Peswat-peswat P.D., seperti Pesawat Tempur Mustang, pembom B-52 banyak "diparkir" digurun pasir di Nevada,USA.

Ini sebahagian dari Kementerian-kementerian yang layak dipindahkan. Mungkin dapat dipikirkan lagi untuk memindahkan Kementerian-kementerian lainnya. Dengan dipindahkannya Kementerian-kementerian ini ke luar Pulau Jawa, diharapkan perusahaan-perusahaan yang banyak hubungannya dengan Kementerian-kementerian ini juga akan membuka kantor-kantornya dimana Kementerian ini berada sehingga pembangunan akan terpencar ke seluruh daerah di Indonesia.

Dikabarkan bahwa JKW/JK, mengusulkan pembentukan Kementerian baru untuk mengelola pembangunan Desa. Yang diperlukan adalah bagaimana kiranya untuk mendapatkan keterangan-keterangan mengenai satu Desa dengan hanya memijit satu atau dua di "keyboard".Misalnya Kementerian Pertanian ingin mengetahui berapa banyak pupuk yang diperlukan di satu Desa tertentu. Tentunya dengan memasuki database Kelurahan itu. Apakah database berada di kantor Kelurahan atau Kantor Kecamatan atau di kantor Gubernuran, tidak menjadikan persoalan. Kemudian mendapatkan keterangan bahwa di Kelurahan itu ada sekian luasnya sawah, ada sekian luasnya kebun palawija. Setelah diperhitungkan hanya memerlukan sekian "x" ton pupuk. Kemudian mendapatkan laporan bahwa Kelurahan tersebut kira-kira 6 bulan yang lalu telah didrop "XY' Ton pupuk. Karena apa berbeda ? Kemana yang "Y" ton pupuk yang telah didrop ini ? Ini pasti ada penyelewengan. Dengan demikian Kementerian Pertanian dapat menulusuri keganjilan itu.

Demikian juga dengan Kementerian Sosial, ingin mengetahui berapa banyak Lansia di kelurahan itu. Berapa banyak Lansia yang sakit. Berapa banyak balita yang memerlukan bantuan dalam pertumbuhannya.

Kementerian Kesehatan, ingin mengetahui kesehatan penduduk kelurahan itu. Apakah sudah pernah di anak-anak di kelurahan itu disuntik untuk mencegah penyakit tertentu.

Kementrian P.U., ingin mengetahui apakah ada jalan umum yang menghubungan satu kampung dan kampung lainnya di kelurahan itu.. Apakah perlu dibangun jalan setapak dari beton agar dapat dipakai kendaraan sepeda motor. Kalau belum ada, bagaimana caranya agar ada jalan tersebut apakah perlu membebaskan tanah penduduk untuk keperluan pembangunan jalan setapak dari beton atau jalan cukup besar untuk dipakai truck mini, dsbnya.

Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Anak-Anak dapat mencari keterangan berapa banyak pabrik disekitar kelurahan itu. apakah wanita di kelurahan itu diberikan kesempatan yang sama dengan lelaki untuk mendapatkan pekerjaan. atau dapat menge-check apakah pabrik-pabrik itu tidak memperkejakan anak-anak dibawah umur...dsbnya.

Kementerian pemuda dan Olah Raga, dapat mencari keterangan apakah perlu dibangun sarana olah raga di kelurahan itu. Tentunya tak perlu sebesar dan semegah "Hambalang". Ternyata tidak diperlukan karena sebahagian besar anak-anak terutama anak lelaki setelah selesai sekolah bekerja di sawah dan dikebun. Sebahagian lagi mencari rumput (ngarit) untuk dijual ke perternakan kambing atau sapi. Anak perempuannya setelah sekolah menjual gorengan keliling kampung. Kalaupun Kementerian ini dibubarkan, tak akan ada pengaruhnya akan kehidupan maupun pembangunan Desa-desa.

Kementerian Agama dapat mencari keterangan ada berapa Madrasah di Kampung itu. Kalaupun ada berapa kelas, apakah guru-gurunya tersedia dan berkualitas. Apakah perlu bantuan dalam pemeliharaan gedung atau pembelian tanah baru untuk dibangun ruangan kelas.

Kementerian Diknas, dapat mencari keterangan karena apa tunjangan guru begitu lambat sampai ditangan guru-guru, kadang-kadang sampai 6 bulan baru cair.

Kalau semua Kementerian dapat mencari keterangan dengan mudah, apakah kiranya perlu dibentuk Kementerian khusus untuk keperluan kemajuan Desa ? sepertinya tidak perlu kan ? Mungkin dengan budget kementrian baru itu dapat dipakai untuk mewujudkan pencarian keterangan mengenai Desa-desa diseluruh Indonesia dengan gampang. Akan lebih bermanfaat,irit ongkos untuk membangun keterangan-keterangan menganai suatu Desa sampai detail dengan komputerisasi sentral.

Yang diprioritaskan adalah perbaikan cara kerja administrasi di setiap Kelurahan. Dimulai dengan komputerisasi dalam mendata-kan keadaan setempat. Seperti jumlah penduduk. Jumlah keluarga, jumlah anak-anak yang sudah masuk PAUD, SD,SMA,SMA apakah itu sekolah negeri, swasta atau Madrasah. Jumlah keluarga yang berpenghasilan. Jumlah keluarga yang bekerja musiman. Jumlah lansia yang hidup sendiri atau hidup ikut dengan anak atau cucu. Juga dicatat mengenai Lansia yang sakit dan tak sanggup bekerja, misalnya karena kena stroke. Jumlah dan luas lahan yang dipakai sebagai sawah, kebon dan jumlah dan luas lahan-tidur. Disebut juga hasil pertanian yang paling banyak dihasilkan. Jumlah sungai-sungai yang dipakai untuk pengairan. Kalau perlu sampai mendetail, umpamanya jumlah pohon kelapa, rumpun pohon bambu, umpamanya. Apakah sudah ada listrik. Apakah ada Pasar Tradisionil milik Kecamatan. Apakah ada SPBU. Bagaimana mengenai pengolahan sampah. apakah sudah dilakukan Daur Ulang. Berapa jauh dari Jalan Raya Propinsi. Apakah dilewati Kereta Api. Keterangan mengenai jumlah kampung di Desa tersebut. Apakah kampung-kampung itu, yang satu dan lainnya dihubungkan dengan jalan setapak yang dibeton yang dapat dipakai oleh kendaraan sepeda motor....sebagai contoh. Dalam pengumpulan Data-data ini dikerahkan tenaga sukarela, seperti murid-murid SMA, Pramuka dan guru-guru setempat. Semua keterangan mengenai setiap Desa disimpan di Kantor Gubernur. Dengan demikian akan mengurangi ongkos operasinya ketimbang setiap Desa atau setiap Kecamatan menyimpan data ini sendiri-sendiri. Data Desa dapat diakses oleh Lembaga-lembaga Pemerintahan 7 Hari 24 jam. Tiap 3 bulan sekali dimasukkan keterangan tambahan, sehingga datanya menunjukkan yang sebenarnya.

Biaya Kementrian yang baru ini untuk satu tahun saja sudah dapat membiayai usaha ini. Dan usaha ini hanya cukup satu kali saja dalam memakan ongkos. Lain halnya Kementrian baru akan memakan biaya selama 5 tahun.

Data- Desa ini akan mempermudah dalam menanggulangi persoalan di Desa-desa Mengingat keadaan desa yang satu dan lainnya berbeda dari Propinsi yang satu dan Propinsi lainnya, seyogianya pengaturan Desa-desa ini, praktisnya diserahkan kepada Pemda. Sudah diberikan otonomi, sekarang berikan tanggung jawabnya.. Dalam keseluruhannya akan mengurangi ongkos Pusat dan dapat menambah dana untuk keperluan pembangunan Desa-desa itu. Janji Capres 1 milyar setiap desa, malah dinaikkan menjadi 1.4 milyar per desa, tanpa adanya Data yang akurat hanya akan mubazir saja. Desa yang tandus dan Desa yang subur tentu akan beda keperluanya dan juga akan ongkos ongkos yang diperlukan.

Gubernur membentuk Dinas-Dinas yang diperlukan. Wakil Gubernur ditunjuk sebagai Koordinator dari Dinas-Dinas ini. Seperti Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pertanian, Dinas P.U., Dinas Agama, Dinas Perhubungan Darat serta Dinas-dinas lainnya yang banyak sangkut pautnya dengan kesejahteraan rakyat di Desa serta pembanguna Desa. Tidak diperlukan campur tangan Kementrian, sehingga Kementrian-kementrian dapat disederhanakan dalam usaha menaikkan efficiency kerja maupun pengiritan APBN.

Tags: pemerintahan